Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Minggu, November 07, 2010
Tags:
hasil pertandingan
Retired and Extremely Dangerous (RED) adalah sebuah judul film yang belakangan ini banyak menjadi perbincangan para penikmat film. RED yang ...
Retired and Extremely Dangerous (RED) adalah sebuah judul film yang belakangan ini banyak menjadi perbincangan para penikmat film. RED yang dibintangi aktor senior Bruce Willis menyuguhkan genre aksi-komedi seperti Knight and Day nya Tom Cruise. Kebetulan saya sudah menyaksikannya dan menurut hemat saya secara keseluruhan film tersebut bagus dan cukup menghibur. Film ini mengisahkan tentang intelijen CIA yang telah pensiun dan sedang menjalani kehidupannya yang jauh berbeda setelah tak lagi menjadi detektif. Kehidupan yang menjemukan dan butuh adaptasi yang sulit ketika mereka menemui bahwa di hari tuanya mereka harus kesepian bahkan tinggal di panti jompo. Lantas apa hubungannya film ini dengan sepakbola ?
Film ini memberikan pelajaran bagaimana kita harus mempersiapkan diri untuk menjalani hari – hari setelah pensiun. Di dunia sepakbola, kecemasan menghadapi kenyataan untuk gantung sepatu adalah sesuatu yang amat sulit. Ini dialami baik pemain maupun pelatih. Paolo Maldini pensiun di usia mendekati 40 tahun setelah menjalani karirnya yang cemerlang bersama AC Milan. Sir Alex Ferguson yang telah 24 tahun menjalani karirnya sebagai pelatih Manchester United pun sudah 2 kali menunda pensiun karena begitu menikmati pekerjaannya dan mungkin di sisi lain disebabkan kekhawatiran akan menemukan kehidupan yang amat menjemukan jika tak lagi berada di pinggir lapangan hijau.
Kedua gambaran di atas adalah pensiun yang memang sudah sewajarnya, yang dikarenakan oleh usia yang tak lagi muda. Tapi, apa jadinya jika pemain sepakbola “dipaksa” pensiun sebelum waktunya ? Sungguh kenyataan yang memilukan bagi setiap pemain jika dirinya tak diperkenankan bermain ketika usia masih muda. Pensiun dini adalah hantu bagi semua pemain sepakbola, terlebih bagi mereka yang memang sejak awal rentan cedera.
Film ini memberikan pelajaran bagaimana kita harus mempersiapkan diri untuk menjalani hari – hari setelah pensiun. Di dunia sepakbola, kecemasan menghadapi kenyataan untuk gantung sepatu adalah sesuatu yang amat sulit. Ini dialami baik pemain maupun pelatih. Paolo Maldini pensiun di usia mendekati 40 tahun setelah menjalani karirnya yang cemerlang bersama AC Milan. Sir Alex Ferguson yang telah 24 tahun menjalani karirnya sebagai pelatih Manchester United pun sudah 2 kali menunda pensiun karena begitu menikmati pekerjaannya dan mungkin di sisi lain disebabkan kekhawatiran akan menemukan kehidupan yang amat menjemukan jika tak lagi berada di pinggir lapangan hijau.
Kedua gambaran di atas adalah pensiun yang memang sudah sewajarnya, yang dikarenakan oleh usia yang tak lagi muda. Tapi, apa jadinya jika pemain sepakbola “dipaksa” pensiun sebelum waktunya ? Sungguh kenyataan yang memilukan bagi setiap pemain jika dirinya tak diperkenankan bermain ketika usia masih muda. Pensiun dini adalah hantu bagi semua pemain sepakbola, terlebih bagi mereka yang memang sejak awal rentan cedera.
Title : Ruben de La Red, Owen Hargreaves dan Pensiun Dini
Description :
Description :

1 comments "Ruben de La Red, Owen Hargreaves dan Pensiun Dini"
[...] This post was mentioned on Twitter by Huda Purwandoko and Steven Polapa, suporter indonesia. suporter indonesia said: Ruben de La Red, Owen Hargreaves dan Pensiun Dini http://goo.gl/fb/1xbjm [...]
Balas