Find Other Article...
Tak Perlu Pemain Naturalisasi

Tak Perlu Pemain Naturalisasi

Posted by: Sekilas Info Updated at : Kamis, Oktober 07, 2010
“PSSI: Pemain Calon Naturalisasi Dipastikan Tidak Akan Memperkuat Timnas Indonesia Melawan Uruguay karena Belum Memiliki Paspor Indonesia” D...
“PSSI: Pemain Calon Naturalisasi Dipastikan Tidak Akan Memperkuat Timnas Indonesia Melawan Uruguay karena Belum Memiliki Paspor Indonesia”

Demikian newsticker Metro TV malam ini pukul 21:00 (6 Oktober 2010). Bagi penulis itu merupakan berita yang bagus untuk sepakbola Indonesia. Laga uji coba melawan tim kelas dunia seperti Uruguay adalah kejadian langka bagi tim nasional (timnas) Indonesia dalam satu dekade terakhir. Meski hanya laga persahabatan, pertandingan ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi skuad Garuda dan sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2010 yang akan berlangsung di rumah sendiri Desember mendatang. Akan sangat merugikan bagi timnas jika harus merelakan empat tempat kepada calon pemain naturalisasi yang belum tentu akan memperkuat Indonesia di Piala AFF mendatang.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) berencana untuk memainkan pemain calon naturalisasi dalam laga melawan Uruguay (8/10) dan Maladewa (12/10). Hasil diskusi BTN dengan Alfred Riedl kemudian menghasilkan kesepakatan untuk memasukkan empat pemain calon naturalisasi yang berposisi di sektor tengah dan penyerang, karena Riedl merasa skuad yang ada sekarang masih lemah di dua sektor tersebut. Empat pemain terpilih adalah Sergio Van Dijk, Tobias Waisapy, John Beukering, dan Rafael Guillermo Eduardo. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kekuatan timnas Indonesia.

Ada beberapa pertimbangan yang layak dikedepankan untuk menolak gagasan ini. Pertama,  keempat pemain tersebut tentunya diproyeksikan untuk dimainkan dalam laga melawan Uruguay, itu artinya akan mengurangi kesempatan pemain nasional untuk berlaga. Sungguh sangat disayangkan jika itu terjadi karena laga persahabatan semacam ini sangat penting guna mencoba kerjasama dan strategi tim yang akan dipergunakan saat berlaga di Piala AFF. Kedua, kesempatan pemain muda yang menghuni timnas akan berkurang atau bahkan hilang demi memberikan tempat bagi pemain calon naturalisasi, ini akan merugikan masa depan timnas itu sendiri karena dari pertandingan persahabatan seperti inilah saat yang tepat untuk menambah jam terbang pemain muda di laga internasional. Ketiga, masuknya pemain naturalisasi berpotensi mengusik suasana harmonis di dalam skuad timnas, ini sangat mungkin terjadi karena PSSI dan BTN nampak begitu mengistimewakan para pemain naturalisasi ini yang terlihat bagaimana pengurus teras PSSI begitu getol mendatangkan mereka untuk laga jumat mendatang. Keempat, kebijakan naturalisasi adalah kebijakan gegabah yang hanya mengejar prestasi sesaat, PSSI lupa bahwa kebijakan instan ini hanya bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang pendek. PSSI harus lebih mengutamakan pembinaan pemain muda, salah satunya dengan memberi mereka kesempatan untuk merasakan pertandingan internasional melawan peringkat empat Piala Dunia 2010 lalu.

Oleh karenanya, kebijakan FIFA untuk melarang PSSI menurunkan empat pemain calon naturalisasi adalah suatu hal yang layak kita syukuri. FIFA beralasan karena empat pemain tersebut belum memiliki paspor Indonesia dan dengan tegas akan memberikan sanksi berupa pengurangan poin bagi Indonesia dalam peringkat FIFA. Semoga PSSI tidak sembrono dengan mengizinkan BTN untuk memainkan keempat pemain calon naturalisasi, karena sangat disayangkan jika poin kita dikurangi padahal peringkat timnas kebanggaan kita ini peringkatnya sudah semakin buruk dari waktu ke waktu.

Oleh Sirajudin Hasbi ( Mahasiswa UGM dan Marketing Officer Javapuccino [www.javapuccino.com] twitter @hasbisy )
Aplikasi BaBe
Title : Tak Perlu Pemain Naturalisasi
Description :

0 comments "Tak Perlu Pemain Naturalisasi"

Tweet

Ads

Aplikasi BaBe