Posted by:
Krist05
Updated at :
Minggu, Juli 13, 2014
Tags:
timnas brasil
Bagi Luiz Felipe Scolari, Piala Dunia 2014 benar-benar jadi mimpi buruk buatnya. Pun bagi publik Brasil secara umum. 12 tahun silam, ia ...
Bagi Luiz Felipe Scolari, Piala Dunia 2014 benar-benar jadi mimpi buruk buatnya. Pun bagi publik Brasil secara umum. 12 tahun silam, ia mampu membawa Brasil berjaya di tanah orang. Tapi kini, Scolari tidak memberi apa-apa di rumahnya sendiri.
Saat itu, Scolari pernah ditunjuk menjadi pelatih Brasil dan sukses membawa Selecao itu menjadi kampiun di putaran final Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang. Kendati dinilai tidak bermain indah ala samba, Scolari tetap cuek. Sikap cueknya itu akhirnya berbuah hasil. Hasilnya? Brasil menang 2-0 atas lewat sepasang gol yang dicetak Ronaldo.
Itu adalah gelar juara dunia kelima yang berhasil didapat Brasil di Piala Dunia. Gelar terbanyak dibanding negara-negara peraih gelar juara Piala Dunia lainnya. Ketika Piala Dunia 2014 dihelat di tanahnya sendiri, tentu Brasil tidak bisa menahan godaan yang teramat indah : yakni mengangkat trofi keenam di stadfion Maracana.
Scolari, yang sejak 2010 tengah menangani Palmeiras, akhirnya ditunjuk kembali menjadi pelatih pada tahun 2012. Ada beban dan tanggung jawab disematkan di pundaknya.
Tapi, semuanya langsung hancur berantakan begitu Brasil menghadapi Jerman di babak semifinal. Tanpa adanya Thiago Silva, Brasil kocar - kacir lini belakangnya. Ditambah jeleknya performa tim secara keseluruhan, jadilah Brasil hancur oleh serangan Jerman dengan skor akhir 1-7.
Seakan belum cukup, Brasil dan Scolari harus menghadapi kenyataan di laga perebutan tempat ketiga di Stadion Nacional Mane Garrincha, Brasilia, Minggu (13/7/2014) dinihari WIB tadi. Brasil kalah dengan skor telak 0-3.
Kekalahan beruntun di ujung turnamen tersebut membuat Brasil, yang tadinya bermimpi mengangkat gelar keenam di tanah sendiri, malah akhirnya tidak dapat gelar apapun.
Title : Scolari, Nasibmu Kini
Description :
Description :

0 comments "Scolari, Nasibmu Kini"