Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Sabtu, Mei 31, 2014
Tags:
skuad italia
BAGI para penggawa Italia, laga kontra Republik Irlandia bukanlah uji coba biasa. Inilah, kesempatan terakhir mereka untuk 'mencuri'...
BAGI para penggawa Italia, laga kontra Republik Irlandia bukanlah uji coba biasa. Inilah, kesempatan terakhir mereka untuk 'mencuri' hati sang allenatore.
Dalam dua pekan ke depan, perhelatan Piala Dunia 2014 akan berlangsung. Tim-tim peserta terus menyempurnakan kekuatan. Ada yang sudah mengumumkan skuat final, ada juga yang 'galau' lantaran masih belum menentukan pilihan terbaik.
Pelatih Italia, Cesare Prandelli mungkin jadi seorang yang paling kebingungan dalam memilih para penggawa terbaik. Maklum, Gli Azzurri kini punya pemain-pemain muda dengan performa mengkilap di level klub masing-masing.
Tapi Prandelli tetap harus menentukan pilihan. Dia pun memilih momentum laga kontra Irlandia, Minggu (1/6) dini hari WIB, sebagai 'seleksi' terakhir buat seluruh pemain.
"Setelah laga tersebut, kami akan langsung mengumumkan 23 nama yang akan menjadi tim final," paparnya.
Skuat sementara Italia dihuni 30 pemain. Prandelli, akan mencoret tujuh pemain yang dia nilai tak layak berkiprah di Brasil nanti.
Mengedepankan formasi 4-3-1-2, pos striker jadi sorotan karena Prandelli menyertakan tujuh nama di dalamnya. Hanya empat nama yang dirumorkan bakal diboyong sang allenatore. Kemungkinan lain, akan membengkak menjadi lima untuk mengakomodasi pos winger milik Lorenzo Insigne.
Giuseppe Rossi, Mattia Destro, Alessio Cerci, dan Antonio Cassano jadi nama rentan terdepak. Sementara dua nama lainnya, Mario Balotelli dan Ciro Immobile sudah mendapat garansi lisan dari Prandelli.
Khusus Cassano, partai ini bisa jadi kesempatan terakhirnya mengais asa untuk merasakan turnamen akbar Piala Dunia. Penyerang 31 tahun itu, wajib menampilkan performa terbaik demi meyakinkan sang pelatih.
"Saya rasa faktor kebugaran tentu di atas segalanya. Cassano pemain yang dibutuhkan dengan pengalamannya tetapi saya harus melihat bagaimana kondisi terakhirnya," tandas Prandelli.
Sementara itu, Irlandia kini sedang dalam proses adaptasi dengan pelatih anyarnya, Martin O'Neil. Dalam dua laga yang sudah dilakoni sang palatih, The Boys in Green selalu menelan kekalahan. Terakhir Minggu (25/5) lalu mereka ditekuk Turki lewat skor tipis 2-1.
Melawan Italia diharapkan jadi titik balik Iralndia. John O'Shea cs juga ingin membalas dendam kekalahan 2-0 di Euro 2012 lalu, plus mengulang hasil gemilang dalam duel uji coba pada 2011 lewat skor identik.
"Tim ini akan menjalani sebuah perjalanan menuju kebangkitan. Bidikan kami, adalah sukses melewati kualifikasi Euro 2016. Laga uji coba melawan Italia adalah pintu masuk menuju kesuksesan kami," lugas O'Neil. (bsf)
inilahkoran.com
Dalam dua pekan ke depan, perhelatan Piala Dunia 2014 akan berlangsung. Tim-tim peserta terus menyempurnakan kekuatan. Ada yang sudah mengumumkan skuat final, ada juga yang 'galau' lantaran masih belum menentukan pilihan terbaik.
Pelatih Italia, Cesare Prandelli mungkin jadi seorang yang paling kebingungan dalam memilih para penggawa terbaik. Maklum, Gli Azzurri kini punya pemain-pemain muda dengan performa mengkilap di level klub masing-masing.
Tapi Prandelli tetap harus menentukan pilihan. Dia pun memilih momentum laga kontra Irlandia, Minggu (1/6) dini hari WIB, sebagai 'seleksi' terakhir buat seluruh pemain.
"Setelah laga tersebut, kami akan langsung mengumumkan 23 nama yang akan menjadi tim final," paparnya.
Skuat sementara Italia dihuni 30 pemain. Prandelli, akan mencoret tujuh pemain yang dia nilai tak layak berkiprah di Brasil nanti.
Mengedepankan formasi 4-3-1-2, pos striker jadi sorotan karena Prandelli menyertakan tujuh nama di dalamnya. Hanya empat nama yang dirumorkan bakal diboyong sang allenatore. Kemungkinan lain, akan membengkak menjadi lima untuk mengakomodasi pos winger milik Lorenzo Insigne.
Giuseppe Rossi, Mattia Destro, Alessio Cerci, dan Antonio Cassano jadi nama rentan terdepak. Sementara dua nama lainnya, Mario Balotelli dan Ciro Immobile sudah mendapat garansi lisan dari Prandelli.
Khusus Cassano, partai ini bisa jadi kesempatan terakhirnya mengais asa untuk merasakan turnamen akbar Piala Dunia. Penyerang 31 tahun itu, wajib menampilkan performa terbaik demi meyakinkan sang pelatih.
"Saya rasa faktor kebugaran tentu di atas segalanya. Cassano pemain yang dibutuhkan dengan pengalamannya tetapi saya harus melihat bagaimana kondisi terakhirnya," tandas Prandelli.
Sementara itu, Irlandia kini sedang dalam proses adaptasi dengan pelatih anyarnya, Martin O'Neil. Dalam dua laga yang sudah dilakoni sang palatih, The Boys in Green selalu menelan kekalahan. Terakhir Minggu (25/5) lalu mereka ditekuk Turki lewat skor tipis 2-1.
Melawan Italia diharapkan jadi titik balik Iralndia. John O'Shea cs juga ingin membalas dendam kekalahan 2-0 di Euro 2012 lalu, plus mengulang hasil gemilang dalam duel uji coba pada 2011 lewat skor identik.
"Tim ini akan menjalani sebuah perjalanan menuju kebangkitan. Bidikan kami, adalah sukses melewati kualifikasi Euro 2016. Laga uji coba melawan Italia adalah pintu masuk menuju kesuksesan kami," lugas O'Neil. (bsf)
inilahkoran.com
Title : Preview Italia vs Irlandia : Kesempatan Memikat Prandelli
Description :
Description :

0 comments "Preview Italia vs Irlandia : Kesempatan Memikat Prandelli"