Kematian tragis striker Persiraja Akli Fairuz, Kamis (16/5) dalam pertandingan divisi utama mendapat sorotan dari berbagai media internasional.
Dua media ternama Inggris, The Mirror dan Daily Mailsama-sama mengambil judul “Pemain Indonesia meninggal setelah menerima tekel horror”.
Tidak ketinggalan media ternama di Spanyol,Marca juga menyoroti kematian tragis ini. Marca mengambil judul,”Satu tendangan brutal membunuh seorang pemain Indonesia”.
Dalam laporan singkatnya Marca menuliskan,” Tendangan brutal membunuh pemain di Indonesia. Tindakan tersebut dilakukan oleh penjaga gawang PSAP Sigli. Kala ia mencoba merebut bola, kakinya mengenai bagian perut dari Akli Fiarus.”
"Pemain yang bersangkutan kemudian menghabiskan enam hari terakhirnya di rumah sakit untuk menjalani pembedahan. Namun striker Persiraja itu tidak bisa bertahan dari cedera internal yang diakibatkan tendangan tersebut, dan akhirnya meninggal dunia."
Kematian tragis Akli di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh berawal dari cedera yang dialaminya ketika membela Persiraja dalam partai Derby Aceh menghadapi PSAP Sigli di Stadion Haji Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (10/5) lalu.
Insiden itu terjadi saat Laga Divisi Utama tersebut sudah memasuki menit-menit akhir. Kala itu terjadi perebutan bola antara Akli dengan kiper PSAP Agus Rohman. Kaki Agus menyodok perut striker Persiraja bernomor punggung 17 itu. Tampaknya sodokan kaki itu begitu keras hingga Akli tak sadarkan diri. Dia pun cepat-cepat dilarikan ke RSUZA.
Tim dokter awalnya menyatakan cedera Akli tidak parah. Tapi, belakangan keterangan tersebut diralat. Akli harus menjalani operasi karena ususnya robek.
Setelah dioperasi pada Selasa (13/5), Akli sempat sadar. Tapi, Kamis malam (15/5), kondisinya kembali kritis dan harus dirawat di ICU. Dan, pemain berjuluk “Gaston Geutanyoe” itu akhirnya meninggal dunia
Description :
0 comments "Kematian Striker Persiraja Ramai Dibicarakan Media Internasional"