Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Jumat, April 18, 2014
Tags:
sepakbola dalam negeri
Ambisi Persitara Jakarta Utara dalam mengamankan poin di laga kandang kembali mendapat ujian berat. Setelah ditahan imbang Persikad Depok (1...
Ambisi Persitara Jakarta Utara dalam mengamankan poin di laga kandang kembali mendapat ujian berat. Setelah ditahan imbang Persikad Depok (1-1), pada laga lanjutan Divisi Utama musim ini, tim berjuluk Laskar si Pitung harus menjamu tim kuat Persikabo Bogor.
Tim yang akan dihadapi Sutriyono dkk jelas bukan tim lemah. Di laga perdana, Laskar Padjajaran-julukan Persikabo-berhasil meraih poin penuh di kandang tim promosi, Villa 2000. Meski begitu, kemenangan wajib diraih Laskar si Pitung agar tak semakin terpuruk.
Manager-Coach Persitara Muhammad Jaelani mengakui, jika Laskar Padjajaran bukan lawan enteng buat pasukannya. Pasalnya, tim yang dibesut Kashartadi itu bermaterikan pemain-pemain kelas atas seperti Aldo Baretto, pemain yang pernah menyandang predikat top skor Indonesia Super League (ISL).
Namun, Bang Jae-panggilan akrab Jaelani-tidak mau menyerah sebelum berperang. Pelatih asli Jakarta Utara itu akan mengintruksikan pasukannya agar bermain all out. Dengan bermain penuh semangat, Laskar si Pitung dapat menundukkan Persikabo. "Ya, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat mengamankan poin di laga kedua ini," tandas Bang Jae.
Punggawa Persitara merasa bersalah setelah gagal memenangkan laga kontra Persikad. Padahal, Bang Jae mengaku tak pernah menyalahkan pemain atas hasil kurang maksimal yang diraih. "Setelah pertandingan, semua pemain minta maaf. Mereka tampak kecewa," kata eks arsitek PSBS Biak itu.
Yang membuat Bang Jae lega, pasukannya berjanji akan menebus kesalahannya itu. Ya, Sutriyono dkk bertekad membayar dengan kemenangan saat bentrok dengan Aldo Baretto dkk. "Kami senang melihat semangat pemain. Ini modal postif buat kami untuk menghadapi Persikabo besok," aku Bang Jae.
Namun, modal semangat saja tak cukup untuk meredam agresifitas Laskar Padjajaran. Sebab itu, Bang Jae akan meracik strategi agar pasukannya dapat memulangkan Laskar Padjajaran dengan tangan hampa. Yang pasti, Bang Jae tak mau pasukannya bermain seperti saat menghadapi Persikad.
"Waktu lawan Persikad kemarin, kerjasama antarlini tak berjalan dengan baik. Tapi masalah itu sudah kami perbaiki, kemarin. Mudah-mudahan besok kami tampil lebih baik," tandasnya.
Menghadapi tim yang bermaterikan pemain berpengalaman, Jaelani tak akan mengintruksikan anak asuhnya tampil terbuka. Bermain terbuka seperti kala menghadapi Persikad akan membahayakan gawang sendiri. "Kami akan bertahan secara kolektif dan melakukan zona marking," tandasnya.
Jaelani juga tidak mau mengambil resiko. Meski tanpa Kamdem Meya, lini belakang skuad tim besutannya cukup tangguh, namun menjamu Persikabo, pemain asal Kamerun itu akan diturunkan sejak menit awal babak pertama. "Kemarin Meya kondisinya kurang bagus. Jadi kami parkir dulu," tuturnya.
Sementara itu, skuad Persikabo dalam konfidensi tinggi. Meski sempat tertinggal lebih dulu, namun Perikabo akhirnya mampu menuntaskan pertandingan kontra Villa 2000 dengan kemenangan 2-1. "Kami memang dalam tren positif. Tapi kami tak boleh terlalu percaya diri," kata Kashartadi.
Mantan pelatih Sriwijaya FC itu mengaku masih buta dengan kekuatan Persitara. Tetapi dia sudah merekam jejak Persitara di laga pramusim. "Mereka bisa mengalahkan Villa 2000 dengan skor 2-0. Makanya, hasil di laga perdana tidak bisa jadi ukuran," tuturnya.
"Yang jelas, kami tetap harus konsentrasi sepanjang pertandingan besok. Sedikit kelengahan akan berakibat vatal," pungkas Kashartadi.
indopos
Tim yang akan dihadapi Sutriyono dkk jelas bukan tim lemah. Di laga perdana, Laskar Padjajaran-julukan Persikabo-berhasil meraih poin penuh di kandang tim promosi, Villa 2000. Meski begitu, kemenangan wajib diraih Laskar si Pitung agar tak semakin terpuruk.
Manager-Coach Persitara Muhammad Jaelani mengakui, jika Laskar Padjajaran bukan lawan enteng buat pasukannya. Pasalnya, tim yang dibesut Kashartadi itu bermaterikan pemain-pemain kelas atas seperti Aldo Baretto, pemain yang pernah menyandang predikat top skor Indonesia Super League (ISL).
Namun, Bang Jae-panggilan akrab Jaelani-tidak mau menyerah sebelum berperang. Pelatih asli Jakarta Utara itu akan mengintruksikan pasukannya agar bermain all out. Dengan bermain penuh semangat, Laskar si Pitung dapat menundukkan Persikabo. "Ya, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat mengamankan poin di laga kedua ini," tandas Bang Jae.
Punggawa Persitara merasa bersalah setelah gagal memenangkan laga kontra Persikad. Padahal, Bang Jae mengaku tak pernah menyalahkan pemain atas hasil kurang maksimal yang diraih. "Setelah pertandingan, semua pemain minta maaf. Mereka tampak kecewa," kata eks arsitek PSBS Biak itu.
Yang membuat Bang Jae lega, pasukannya berjanji akan menebus kesalahannya itu. Ya, Sutriyono dkk bertekad membayar dengan kemenangan saat bentrok dengan Aldo Baretto dkk. "Kami senang melihat semangat pemain. Ini modal postif buat kami untuk menghadapi Persikabo besok," aku Bang Jae.
Namun, modal semangat saja tak cukup untuk meredam agresifitas Laskar Padjajaran. Sebab itu, Bang Jae akan meracik strategi agar pasukannya dapat memulangkan Laskar Padjajaran dengan tangan hampa. Yang pasti, Bang Jae tak mau pasukannya bermain seperti saat menghadapi Persikad.
"Waktu lawan Persikad kemarin, kerjasama antarlini tak berjalan dengan baik. Tapi masalah itu sudah kami perbaiki, kemarin. Mudah-mudahan besok kami tampil lebih baik," tandasnya.
Menghadapi tim yang bermaterikan pemain berpengalaman, Jaelani tak akan mengintruksikan anak asuhnya tampil terbuka. Bermain terbuka seperti kala menghadapi Persikad akan membahayakan gawang sendiri. "Kami akan bertahan secara kolektif dan melakukan zona marking," tandasnya.
Jaelani juga tidak mau mengambil resiko. Meski tanpa Kamdem Meya, lini belakang skuad tim besutannya cukup tangguh, namun menjamu Persikabo, pemain asal Kamerun itu akan diturunkan sejak menit awal babak pertama. "Kemarin Meya kondisinya kurang bagus. Jadi kami parkir dulu," tuturnya.
Sementara itu, skuad Persikabo dalam konfidensi tinggi. Meski sempat tertinggal lebih dulu, namun Perikabo akhirnya mampu menuntaskan pertandingan kontra Villa 2000 dengan kemenangan 2-1. "Kami memang dalam tren positif. Tapi kami tak boleh terlalu percaya diri," kata Kashartadi.
Mantan pelatih Sriwijaya FC itu mengaku masih buta dengan kekuatan Persitara. Tetapi dia sudah merekam jejak Persitara di laga pramusim. "Mereka bisa mengalahkan Villa 2000 dengan skor 2-0. Makanya, hasil di laga perdana tidak bisa jadi ukuran," tuturnya.
"Yang jelas, kami tetap harus konsentrasi sepanjang pertandingan besok. Sedikit kelengahan akan berakibat vatal," pungkas Kashartadi.
indopos
Title : Preview #DivisiUtama Group 2 : Persitara VS Persikabo Bogor, Tamu incar
3 poin lagi
Description :
Description :
0 comments "Preview #DivisiUtama Group 2 : Persitara VS Persikabo Bogor, Tamu incar 3 poin lagi"