Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Jumat, April 18, 2014
Tags:
sepakbola dalam negeri
Tuan rumah PSAP Sigli akan melakoni partai kedua menghadapi PSMS Medan dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia musim 2014 di Stadion ...
Tuan rumah PSAP Sigli akan melakoni partai kedua menghadapi PSMS Medan dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia musim 2014 di Stadion Kuta Asan Sigli, Jumat (18/4) besok.
Menjelang duel ketat itu, ternyata Ayam Kinantan–julukan PSMS– memberi pujian bagi tuan rumah. Anak Medan tetap memperhitungkan kekuatan punggawa Laskar Aneuk Nanggroe–julukan PSAP–. Terlebih Erik Saputra akan dkk bermain di depan publik sendiri. “Bagi saya, PSAPmerupakan tim besar dan tertua. Saya tetap memperhitungkan kekuatan Sigli,” kata Pelatih PSMS, Kustiono kepada Serambi, Rabu (16/4).
Kecuali itu, kata Kustiono, dirinya telah menginstruksikan kepada pemain agar melupakan kekalahan dari Persiraja, 0-1, Selasa (15/4) petang. Sehingga kekalahan tersebut tidak membebani pemain saat melakoni pertandingan melawan PSAP.
Menyinggung target di kandang Sigli, Kustiono menegaskan, kalau yang terpenting pertandingan kedua tim tidak ricuh. “Kalau ditanya target poin, saya belum berani karena kita setelah pertandingan berjalan sepuluh menit, baru bisa membuat target,” kata mantan pelatihPSAP itu.
Arsitek PSAP Sigli asal Medan, M Khaidir yang dihubungi Serambi kemarin mengatakan, pengalaman menghadapi Pro Duta dalam partai pembuka, dia berjanji akan melakukan perubahan saat melawan PSMS. Sebab, saat menghadapi Pro Duta banyak peluang yang tidak bisa berbuah gol. Kekurangan itu harus diubah dalam mengejar poin tiga.
Pro Duta, nilai Khaidir, merupakan tim tangguh yang telah teruji Kekuatannya. Karena kerangka tim telah dipersiapkan sejak lama. “Jadi kekuatan PSMS dengan Pro Duta tidak sama. Artinya Pro Duta lebih unggul dibandingkan PSMS,” komentar mantan pelatih Persigo Gorontalo.
Hanya saja, pada pertandingan dengan PSMS besok, kubu tuan rumah masih belum bisa menurunkan Irfan Yasin karena dirundung cedera. Sementara untuk Irfandani dipastikan sudah bisa merumput kembali selepas cedera. Kehadirannya tentu saja menambah kekuatan di lini depan dalam membongkar pertahanan lawan.
Jujur saja, pertandingan kedua ini, seharusnya tuan rumah perlu memiliki tekad kuat untuk menang. Demi mengejar poin penuh itu, Suheri Daud-Wahyu Daud hendaknya menjadikan PSMS sebagai ajang pelampiasan menyusul hasil imbang melawan Pro Duta. Karena itu, poin penuh harus dirampas dari tangan PSMS.
Angka sempurna sah-sah saja ditargetkan kubu tuan rumah, namun penampilan PSMS jangan diremehkan. Itu sudah terbukti saat tim berjuluk The Killer tersebut memberikan perlawanan terhadap Persiraja. Kalau boleh dibilang, Nico Malau dkk kalah beruntung karena gol tendangan bebas Fitra Ridwan.
Selama 90 menit, trio PSMS yakni Sutrisno-Mahdi Rais-Nico Malau berhasil memberikan tekanan kepada Persiraja. Disiplinnya Andri Muliadi dkk masih bisa menghambat hasrat tim tamu mencetak gol.
Kalau ingin angka penuh, hanya kerja keras, disiplin, dan juga kemauan harus diperlihatkan selama 90 menit. Tanpa itu semuanya, sulit merengkuhnya. Kalau demikian, saatnya awak PSAP menang di kandang.(serambi news)
Susunan pemain
PSAP - Agus Rohman, M Ali, Indra Gunawan, Rahmadana, Bustami, Reza Fandi, Erik Saputra, Zulfikar, Wahyu Daud, Suheri Daud, Sayuti
PSMS Medan: Guntur Pranata, Rahmad, Nanda Zulmi, Haris Hardiansyah Nasution, Putra Habibi, Enjang Rohiman, M Helmi, M Dwi Syahputra, Mahadi Rais, Sutrisno, Yoseph Ostanica Mallau
Menjelang duel ketat itu, ternyata Ayam Kinantan–julukan PSMS– memberi pujian bagi tuan rumah. Anak Medan tetap memperhitungkan kekuatan punggawa Laskar Aneuk Nanggroe–julukan PSAP–. Terlebih Erik Saputra akan dkk bermain di depan publik sendiri. “Bagi saya, PSAPmerupakan tim besar dan tertua. Saya tetap memperhitungkan kekuatan Sigli,” kata Pelatih PSMS, Kustiono kepada Serambi, Rabu (16/4).
Kecuali itu, kata Kustiono, dirinya telah menginstruksikan kepada pemain agar melupakan kekalahan dari Persiraja, 0-1, Selasa (15/4) petang. Sehingga kekalahan tersebut tidak membebani pemain saat melakoni pertandingan melawan PSAP.
Menyinggung target di kandang Sigli, Kustiono menegaskan, kalau yang terpenting pertandingan kedua tim tidak ricuh. “Kalau ditanya target poin, saya belum berani karena kita setelah pertandingan berjalan sepuluh menit, baru bisa membuat target,” kata mantan pelatihPSAP itu.
Arsitek PSAP Sigli asal Medan, M Khaidir yang dihubungi Serambi kemarin mengatakan, pengalaman menghadapi Pro Duta dalam partai pembuka, dia berjanji akan melakukan perubahan saat melawan PSMS. Sebab, saat menghadapi Pro Duta banyak peluang yang tidak bisa berbuah gol. Kekurangan itu harus diubah dalam mengejar poin tiga.
Pro Duta, nilai Khaidir, merupakan tim tangguh yang telah teruji Kekuatannya. Karena kerangka tim telah dipersiapkan sejak lama. “Jadi kekuatan PSMS dengan Pro Duta tidak sama. Artinya Pro Duta lebih unggul dibandingkan PSMS,” komentar mantan pelatih Persigo Gorontalo.
Hanya saja, pada pertandingan dengan PSMS besok, kubu tuan rumah masih belum bisa menurunkan Irfan Yasin karena dirundung cedera. Sementara untuk Irfandani dipastikan sudah bisa merumput kembali selepas cedera. Kehadirannya tentu saja menambah kekuatan di lini depan dalam membongkar pertahanan lawan.
Jujur saja, pertandingan kedua ini, seharusnya tuan rumah perlu memiliki tekad kuat untuk menang. Demi mengejar poin penuh itu, Suheri Daud-Wahyu Daud hendaknya menjadikan PSMS sebagai ajang pelampiasan menyusul hasil imbang melawan Pro Duta. Karena itu, poin penuh harus dirampas dari tangan PSMS.
Angka sempurna sah-sah saja ditargetkan kubu tuan rumah, namun penampilan PSMS jangan diremehkan. Itu sudah terbukti saat tim berjuluk The Killer tersebut memberikan perlawanan terhadap Persiraja. Kalau boleh dibilang, Nico Malau dkk kalah beruntung karena gol tendangan bebas Fitra Ridwan.
Selama 90 menit, trio PSMS yakni Sutrisno-Mahdi Rais-Nico Malau berhasil memberikan tekanan kepada Persiraja. Disiplinnya Andri Muliadi dkk masih bisa menghambat hasrat tim tamu mencetak gol.
Kalau ingin angka penuh, hanya kerja keras, disiplin, dan juga kemauan harus diperlihatkan selama 90 menit. Tanpa itu semuanya, sulit merengkuhnya. Kalau demikian, saatnya awak PSAP menang di kandang.(serambi news)
Susunan pemain
PSAP - Agus Rohman, M Ali, Indra Gunawan, Rahmadana, Bustami, Reza Fandi, Erik Saputra, Zulfikar, Wahyu Daud, Suheri Daud, Sayuti
PSMS Medan: Guntur Pranata, Rahmad, Nanda Zulmi, Haris Hardiansyah Nasution, Putra Habibi, Enjang Rohiman, M Helmi, M Dwi Syahputra, Mahadi Rais, Sutrisno, Yoseph Ostanica Mallau
Title : Preview #DivisiUtama Group 1 : PSAP Sigli Vs PSMS Medan, Tim tamu tak
ingin kalah lagi.
Description :
Description :
0 comments "Preview #DivisiUtama Group 1 : PSAP Sigli Vs PSMS Medan, Tim tamu tak ingin kalah lagi."