Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Rabu, September 25, 2013
Tags:
Sepakbola mancanegara
Europa League, sebelumnya bernama UEFA Cup, resmi memulai kompetisi musim 2013/14 pada 19 september silam. Meski sering dianggap sebagai kom...
Europa League, sebelumnya bernama UEFA Cup, resmi memulai kompetisi musim 2013/14 pada 19 september silam. Meski sering dianggap sebagai kompetisi level dua Eropa, turnamen ini menyajikan banyak pertandingan menarik.
Setelah berganti nama sejak musim 2009/10, Europa League hadirkan kejutan dan fakta tak terlupakan. Berikut 6 momen terbaik Europa League!
6. Inter gagal comeback
Putaran 16 besar musim 2012/13, Inter hampir saja lolos ke babak selanjutnya andai mampu lakukan comeback sempurna. Bertandang ke markas Tottenham, Inter dibantai tiga gol tanpa balas. Spurs diatas angin hampir pasti lolos, namun Inter mampu cetak empat gol saat laga berlangsung di stadion Giuseppe Meazza. Tapi gol semata wayang Emmanuel Adebayor mengubur impian tuan rumah. Meski kalah 4-1, Spurs tetap lolos agregat gol.
5. Laga dramatis
Valencia dan Wender Bremen lakoni laga dramatis. Bertandang ke markas Bremen, kedua tim tampil menyerang. Skor berakhir seri 4-4, Villa borong sebuah Hattrick. Kedua tim saling mencetak gol secara bergantian. Namun Valencia dinyatakan lolos agregrat gol tandang setelah bertandingan pertama berakhir 1-1.
4. Nama besar bukan jaminan
Meski Europa League sering dipandang sebagai kompetisi level dua Eropa, nama besar sebuah tim bukan jaminan aman untuk final. Napoli dikalahkan Viktoria Plzen, klub asal Rep. Ceko, di babak 32 besar. Chelsea pun hampir gagal saat bertemu Steaua Bucharest di putaran 16 besar.
3. Rekor Atletico
Klub Spanyol, Atletico Madrid sukses juarai turnamen sebanyak dua kali (2009/10 dan 2011/12). Uniknya, Los Rojiblancos sukses pula juarai UEFA Super Cup sebanyak dua kali dengan mengalahkan juara Liga Champions, Inter (2010) dan Chelsea (2012). Kemenangan tersebut merupakan sebuah bukti bahwa Europa League bukanlah turnamen level dua Eropa.
2. Gol Falcao
Turnamen ini sukses mengangkat pamor Radamel Falcao sebagai penyerang haus gol. Striker Kolombia tersebut cetak gol kemenangan untuk dua tim berbeda, Porto dan Atl.Madrid. Klub asal kota Madrid patut bersyukur padanya karena mewujudkan impian untuk merengkuh gelar Europa League dan UEFA Super Cup.
1. Kejutan Fulham
Klub asal Inggris, Fulham, sukses hadirkan kejutan di musim 2009/10. Ketika bermain di stadion Craven Cottage, tuan rumah menyingkirkan Juventus dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar. Tak hanya disitu saja, mereka mampu menembus Final meski akhirnya harus mengakui keunggulan Atletico Madrid.
Setelah berganti nama sejak musim 2009/10, Europa League hadirkan kejutan dan fakta tak terlupakan. Berikut 6 momen terbaik Europa League!
6. Inter gagal comeback
Putaran 16 besar musim 2012/13, Inter hampir saja lolos ke babak selanjutnya andai mampu lakukan comeback sempurna. Bertandang ke markas Tottenham, Inter dibantai tiga gol tanpa balas. Spurs diatas angin hampir pasti lolos, namun Inter mampu cetak empat gol saat laga berlangsung di stadion Giuseppe Meazza. Tapi gol semata wayang Emmanuel Adebayor mengubur impian tuan rumah. Meski kalah 4-1, Spurs tetap lolos agregat gol.
5. Laga dramatis
Valencia dan Wender Bremen lakoni laga dramatis. Bertandang ke markas Bremen, kedua tim tampil menyerang. Skor berakhir seri 4-4, Villa borong sebuah Hattrick. Kedua tim saling mencetak gol secara bergantian. Namun Valencia dinyatakan lolos agregrat gol tandang setelah bertandingan pertama berakhir 1-1.
4. Nama besar bukan jaminan
Meski Europa League sering dipandang sebagai kompetisi level dua Eropa, nama besar sebuah tim bukan jaminan aman untuk final. Napoli dikalahkan Viktoria Plzen, klub asal Rep. Ceko, di babak 32 besar. Chelsea pun hampir gagal saat bertemu Steaua Bucharest di putaran 16 besar.
3. Rekor Atletico
Klub Spanyol, Atletico Madrid sukses juarai turnamen sebanyak dua kali (2009/10 dan 2011/12). Uniknya, Los Rojiblancos sukses pula juarai UEFA Super Cup sebanyak dua kali dengan mengalahkan juara Liga Champions, Inter (2010) dan Chelsea (2012). Kemenangan tersebut merupakan sebuah bukti bahwa Europa League bukanlah turnamen level dua Eropa.
2. Gol Falcao
Turnamen ini sukses mengangkat pamor Radamel Falcao sebagai penyerang haus gol. Striker Kolombia tersebut cetak gol kemenangan untuk dua tim berbeda, Porto dan Atl.Madrid. Klub asal kota Madrid patut bersyukur padanya karena mewujudkan impian untuk merengkuh gelar Europa League dan UEFA Super Cup.
1. Kejutan Fulham
Klub asal Inggris, Fulham, sukses hadirkan kejutan di musim 2009/10. Ketika bermain di stadion Craven Cottage, tuan rumah menyingkirkan Juventus dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar. Tak hanya disitu saja, mereka mampu menembus Final meski akhirnya harus mengakui keunggulan Atletico Madrid.
Title : 6 Momen Terbaik Europa League
Description :
Description :
0 comments "6 Momen Terbaik Europa League"