Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Sabtu, September 14, 2013
Tags:
Sepakbola mancanegara
Berikut ini daftar 10 pemain paling egois dalam sejarah Liga Inggris. Sifat ego tak hanya di atas lapangan, namun di luar lapangan. Demi mer...
Berikut ini daftar 10 pemain paling egois dalam sejarah Liga Inggris. Sifat ego tak hanya di atas lapangan, namun di luar lapangan.
Demi meraih kemenangan, sebuah tim harus bermain kompak. Meskipun begitu, beberapa pemain memiliki sifat egois, entah selama pertandingan atau kehidupan di luar lapangan. Mereka memang diberkahi kemampuan individual yang luar biasa. Berikut ini daftar sepuluh pemain yang paling egois dalam sejarah Liga Inggris.
1. Luis Suarez
Siapa yang tak kenal “kegilaan” Suarez? Tingkah lakunya jadi bumerang bagi Liverpool. Secara keseluruhan, Suarez telah dilarang tampil selama 18 laga karena kasus “rasial” terhadap Patrice Evra (MU) dan menggigit tangan Branislav Ivanovic (Chelsea).
2. Lucas Neill
Mungkin karirnya bakal meningkat andaikan bergabung ke Liverpool, 2007 silam. Mantan bek Blackburn Rovers menolak the reds dan memilih West Ham United karena faktor “gaji” sebesar £70,000 per minggu.
3. Ashley Cole
Kepindahan Cole ke Chelsea, 2006 silam, menyakiti hati para suporter Arsenal. Faktor gaji sudah jadi rahasia umum mengapa dia tega pergi ke klub rival sekota. Sekejap saja, para fans the gunners memanggilnya "Cashley Cole".
4. John Terry
Kehidupan sang kapten Chelsea penuh kontroversi, apalagi sewaktu ketahuan menyelingkuhi pacar Wayne Bridge, teman satu tim-nya. Kasus tindakan rasial terhadap Anton Ferdinand, membuatnya kehilangan ban kapten timnas Inggris.
5. Stephen Ireland
Tahun 2007 silam, dia menolak panggilan timnas Irlandia. Ireland pun mengarang cerita tragedi tentang keluarganya sebagai alasan penolakan. Namun, dia ketahuan berbohong. Sontak reputasinya di tingkat nasional memburuk dan mengecewakan para suporter.
6. Dimitar Berbatov
Publik dan para fans Fulham tak akan pernah melupakan selebrasinya sewaktu mencetak gol ke gawang Southampton. Dia membuka seragam, memperlihatkan kalimat "Keep calm and pass me the ball" yang tertulis di kaos putih.
7. Paul Ince
Dia dijuluki “Judas” oleh para penggemar West Ham United. Sebelum pergi meninggalkan the hammers, foto Ince berkostum Manchester United tersebar di media. Padahal, proses transfernya belum terlaksana.
8. Arjen Robben
Sewaktu bermain untuk Chelsea, Robben terkenal sebagai pemain egois. Dia memang punya skill oke, tapi sering terlihat sebagai 1 vs 11 pemain. Kemampuan individual-nya terkadang menguntungkan bagi klub, namun meresahkan pelatih.
9. Mario Balotelli
Bakatnya luar biasa, namun sifat ego-nya sering jadi buah bibir. Roberto Mancini, pelatihnya sewaktu di Manchester City, sering tertunduk lesu melihat tingkah laku si pemain di atas lapangan. Belum lagi kehidupan “unik” di luar lapangan.
10. Cristiano Ronaldo
Di atas lapangan, kemampuan Ronaldo tak perlu diragukan. Jago tendangan bebas, tampil sempurna di posisi sayap hingga pandai akting sewaktu laga berlangsung. Kehidupannya di luar lapangan pun sering jadi sorotan publik, termasuk kepindahannya ke Real Madrid karena faktor gaji.
Demi meraih kemenangan, sebuah tim harus bermain kompak. Meskipun begitu, beberapa pemain memiliki sifat egois, entah selama pertandingan atau kehidupan di luar lapangan. Mereka memang diberkahi kemampuan individual yang luar biasa. Berikut ini daftar sepuluh pemain yang paling egois dalam sejarah Liga Inggris.
1. Luis Suarez
Siapa yang tak kenal “kegilaan” Suarez? Tingkah lakunya jadi bumerang bagi Liverpool. Secara keseluruhan, Suarez telah dilarang tampil selama 18 laga karena kasus “rasial” terhadap Patrice Evra (MU) dan menggigit tangan Branislav Ivanovic (Chelsea).
2. Lucas Neill
Mungkin karirnya bakal meningkat andaikan bergabung ke Liverpool, 2007 silam. Mantan bek Blackburn Rovers menolak the reds dan memilih West Ham United karena faktor “gaji” sebesar £70,000 per minggu.
3. Ashley Cole
Kepindahan Cole ke Chelsea, 2006 silam, menyakiti hati para suporter Arsenal. Faktor gaji sudah jadi rahasia umum mengapa dia tega pergi ke klub rival sekota. Sekejap saja, para fans the gunners memanggilnya "Cashley Cole".
4. John Terry
Kehidupan sang kapten Chelsea penuh kontroversi, apalagi sewaktu ketahuan menyelingkuhi pacar Wayne Bridge, teman satu tim-nya. Kasus tindakan rasial terhadap Anton Ferdinand, membuatnya kehilangan ban kapten timnas Inggris.
5. Stephen Ireland
Tahun 2007 silam, dia menolak panggilan timnas Irlandia. Ireland pun mengarang cerita tragedi tentang keluarganya sebagai alasan penolakan. Namun, dia ketahuan berbohong. Sontak reputasinya di tingkat nasional memburuk dan mengecewakan para suporter.
6. Dimitar Berbatov
Publik dan para fans Fulham tak akan pernah melupakan selebrasinya sewaktu mencetak gol ke gawang Southampton. Dia membuka seragam, memperlihatkan kalimat "Keep calm and pass me the ball" yang tertulis di kaos putih.
7. Paul Ince
Dia dijuluki “Judas” oleh para penggemar West Ham United. Sebelum pergi meninggalkan the hammers, foto Ince berkostum Manchester United tersebar di media. Padahal, proses transfernya belum terlaksana.
8. Arjen Robben
Sewaktu bermain untuk Chelsea, Robben terkenal sebagai pemain egois. Dia memang punya skill oke, tapi sering terlihat sebagai 1 vs 11 pemain. Kemampuan individual-nya terkadang menguntungkan bagi klub, namun meresahkan pelatih.
9. Mario Balotelli
Bakatnya luar biasa, namun sifat ego-nya sering jadi buah bibir. Roberto Mancini, pelatihnya sewaktu di Manchester City, sering tertunduk lesu melihat tingkah laku si pemain di atas lapangan. Belum lagi kehidupan “unik” di luar lapangan.
10. Cristiano Ronaldo
Di atas lapangan, kemampuan Ronaldo tak perlu diragukan. Jago tendangan bebas, tampil sempurna di posisi sayap hingga pandai akting sewaktu laga berlangsung. Kehidupannya di luar lapangan pun sering jadi sorotan publik, termasuk kepindahannya ke Real Madrid karena faktor gaji.
Title : 10 Pemain Paling Egois Dalam Sejarah Liga Inggris
Description :
Description :
0 comments "10 Pemain Paling Egois Dalam Sejarah Liga Inggris"