Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Rabu, September 28, 2011
Tags:
hasil pertandingan
Jumlah peserta Liga Indonesia musim depan masih belum pasti. Dalam beberapa pekan terakhir muncul dua kemungkinan yakni diikuti oleh 24 kl...
Jumlah peserta Liga Indonesia musim depan masih belum pasti. Dalam beberapa pekan terakhir muncul dua kemungkinan yakni diikuti oleh 24 klub atau 18 klub.
Namun, berbagai pihak sepertinya hanya setuju pada satu keputusan yaitu kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia hanya diikuti oleh 18 klub saja. Salah satu pihak yang setuju akan hal itu datang dari manajer Pelita Jaya, Lalu Mara.
Menurut Lalu, dengan waktu yang sangat mepet, menyelenggarakan kompetisi dengan 24 klub merupakan langkah yang sulit. Dia pun meminta PSSI berpikir ulang mengenai jadwal yang akan dilakukan oleh klub peserta nantinya.
"Jika ada 24 klub, maka dalam semusim setiap klub akan memainkan 46 partai. Jumlah itu sangat mustahil. Apalagi letak geografis Indonesia sangat besar. Jarak dari Sabang sampai Merauke seperti dari Ankara (Turki) ke Dublin (Irlandia). Kalau 46 partai, kemungkinan klub memainkan tiga partai dalam seminggu sangat mungkin terjadi. Lantas, dengan jarak tempuh seperti itu, apakah mungkin bisa dilaksanakan?" tegas Lalu saat menjadi pembicara dalam diskusi sepak bola dengan tema "Kompetisi yang masih belum Jelas" di VIP Barat, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).
Selain itu, urusan deadline yang telah ditetapkan AFC menjadi persoalan berikutnya. "46 partai dalam semusim tak akan usai hingga Juni. Nah, padahal tenggat waktu AFC itu mengharuskan sebuah kompetisi harus mengeluarkan juara sebelum Juni. Itu syarat pendaftaran untuk ikut serta di Liga Champions Asia. Buat apa menjalankan kompetisi jika seperti itu," tegas Lalu. (Hilman)
http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Liga-Indonesia/News/Kompetisi-Yang-Diikuti-24-Klub-Menyimpan-Persoalan
[ad#twitter]
Namun, berbagai pihak sepertinya hanya setuju pada satu keputusan yaitu kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia hanya diikuti oleh 18 klub saja. Salah satu pihak yang setuju akan hal itu datang dari manajer Pelita Jaya, Lalu Mara.
Menurut Lalu, dengan waktu yang sangat mepet, menyelenggarakan kompetisi dengan 24 klub merupakan langkah yang sulit. Dia pun meminta PSSI berpikir ulang mengenai jadwal yang akan dilakukan oleh klub peserta nantinya.
"Jika ada 24 klub, maka dalam semusim setiap klub akan memainkan 46 partai. Jumlah itu sangat mustahil. Apalagi letak geografis Indonesia sangat besar. Jarak dari Sabang sampai Merauke seperti dari Ankara (Turki) ke Dublin (Irlandia). Kalau 46 partai, kemungkinan klub memainkan tiga partai dalam seminggu sangat mungkin terjadi. Lantas, dengan jarak tempuh seperti itu, apakah mungkin bisa dilaksanakan?" tegas Lalu saat menjadi pembicara dalam diskusi sepak bola dengan tema "Kompetisi yang masih belum Jelas" di VIP Barat, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).
Selain itu, urusan deadline yang telah ditetapkan AFC menjadi persoalan berikutnya. "46 partai dalam semusim tak akan usai hingga Juni. Nah, padahal tenggat waktu AFC itu mengharuskan sebuah kompetisi harus mengeluarkan juara sebelum Juni. Itu syarat pendaftaran untuk ikut serta di Liga Champions Asia. Buat apa menjalankan kompetisi jika seperti itu," tegas Lalu. (Hilman)
http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Liga-Indonesia/News/Kompetisi-Yang-Diikuti-24-Klub-Menyimpan-Persoalan
[ad#twitter]
Title : Kompetisi Yang Diikuti 24 Klub Menyimpan Persoalan
Description :
Description :
0 comments "Kompetisi Yang Diikuti 24 Klub Menyimpan Persoalan"