Posted by:
Sekilas Info
Updated at :
Minggu, Februari 20, 2011
Tags:
hasil pertandingan
Lolosnya Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dalam seleksi pencalonan ketua PSSI sungguh kontroversial (19/2). Sekaligus ini menandakan bahwa rez...
Lolosnya Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dalam seleksi pencalonan ketua PSSI sungguh kontroversial (19/2). Sekaligus ini menandakan bahwa rezim di PSSI telah akut, telah busuk sampai pada sendi-sendi organisasi PSSI. Inilah yang menyebabkan PSSI rawan dijadikan ladang korupsi, tempat subur politisasi busuk, dan ladang kering tumbuhnya demokratisasi dalam sepakbola. Jika sudah seperti ini, bagaimana masa depan sepakbola Indonesia? Bisa dipastikan bahwa akan semakin memburuk.
Rekayasa sepakbola semakin nyata, adanya mafia dan sandiwara seleksi ketum PSSI menjadi pertanda. Bagaimana mungkin NH selaku incumbent yang pernah terjerat kasus hokum dapat lolos:
1. Pernah menjadi terpidana dalam kasus korupsi dana pendistribusian minyak goreng Bulog Rp 169,71 miliar tahun 2007 dan telah divonis 2 tahun penjara.
2. Diduga terjerat kasus suap pada pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia (baca: kasus korupsi cek pelawat). Hamka Yamdu selaku terdakwa di persidangan di PN Tipikor (27/4/2010) bahkan menyebutkan Nurdin Halid menerima Rp 500 juta.
3. Putusan Pengadilan Negeri Samarinda, Rabu (2/2/2011) mengungkapkan bahwa Nurdin Halid menerima uang sebesar Rp 100 juta dari Aidil Fitri, mantan Manajer Persisam yang telah terbukti melakukan korupsi dana APBD untuk klub senilai Rp 1,7 Miliar.
Selain itu NB juga merupakan bagian tak terpisahkan dari rezim PSSI bersama Nugraha Besoes dkk. Bahkan latarbelakang NB ini sangat dekat dengan aroma politik sehingga kedepan masih rawan terjadi Politisasi dalam sepakbola Indonesia.
Sandiwara ini mencerminkan bahsa sepakbola Indonesia dalam titik nadir. Dimungkinkan kedepan mafia sepakbola akan tetap merajarela seperti korupsi, pengaturan skor, pungli PSSI dsb akan sering terjadi.
Berdasarkan alas an diatas kami Save Our Soccer meminta
1. Menuntut menpora dan Polisi memeriksa tim Seleksi dan Tim Verifikasi pemilihan ketua PSSI. Hal ini karena diduga tim tersebut tidak Independen dan bagian dari rezim PSSI itu sendiri.
2. Menolak NH dan NB dalam pencalonan ketua umum PSSI. Selain pernah menjadi terpidana juga merupakan bagian dari rezim busuk PSSI.
3. Menuntut Presiden agar ikut bertindakmemperbaiki sepakbola Indonesia khususnya PSSI.
Tuntutan ini penting karena untuk menciptakan Sepakbola Indonesia yang lebih baik.
Ttd
Save Our Soccer
Rekayasa sepakbola semakin nyata, adanya mafia dan sandiwara seleksi ketum PSSI menjadi pertanda. Bagaimana mungkin NH selaku incumbent yang pernah terjerat kasus hokum dapat lolos:
1. Pernah menjadi terpidana dalam kasus korupsi dana pendistribusian minyak goreng Bulog Rp 169,71 miliar tahun 2007 dan telah divonis 2 tahun penjara.
2. Diduga terjerat kasus suap pada pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia (baca: kasus korupsi cek pelawat). Hamka Yamdu selaku terdakwa di persidangan di PN Tipikor (27/4/2010) bahkan menyebutkan Nurdin Halid menerima Rp 500 juta.
3. Putusan Pengadilan Negeri Samarinda, Rabu (2/2/2011) mengungkapkan bahwa Nurdin Halid menerima uang sebesar Rp 100 juta dari Aidil Fitri, mantan Manajer Persisam yang telah terbukti melakukan korupsi dana APBD untuk klub senilai Rp 1,7 Miliar.
Selain itu NB juga merupakan bagian tak terpisahkan dari rezim PSSI bersama Nugraha Besoes dkk. Bahkan latarbelakang NB ini sangat dekat dengan aroma politik sehingga kedepan masih rawan terjadi Politisasi dalam sepakbola Indonesia.
Sandiwara ini mencerminkan bahsa sepakbola Indonesia dalam titik nadir. Dimungkinkan kedepan mafia sepakbola akan tetap merajarela seperti korupsi, pengaturan skor, pungli PSSI dsb akan sering terjadi.
Berdasarkan alas an diatas kami Save Our Soccer meminta
1. Menuntut menpora dan Polisi memeriksa tim Seleksi dan Tim Verifikasi pemilihan ketua PSSI. Hal ini karena diduga tim tersebut tidak Independen dan bagian dari rezim PSSI itu sendiri.
2. Menolak NH dan NB dalam pencalonan ketua umum PSSI. Selain pernah menjadi terpidana juga merupakan bagian dari rezim busuk PSSI.
3. Menuntut Presiden agar ikut bertindakmemperbaiki sepakbola Indonesia khususnya PSSI.
Tuntutan ini penting karena untuk menciptakan Sepakbola Indonesia yang lebih baik.
Ttd
Save Our Soccer
Title : rilis media : sandiwara PSSI
Description :
Description :
1 comments "rilis media : sandiwara PSSI"
[...] This post was mentioned on Twitter by linggar eko, Mondy Dwi Syahryandi, william socrates, Choky ramadhan, Ryanda Argantara and others. Ryanda Argantara said: RT @infosuporter: rilis media : sandiwara PSSI http://goo.gl/fb/LPf1U [...]
Balas