Pelatih tim nasional (timnas) futsal, Dadang Iskandar, berbicara tentang perkembangan futsal di Indonesia. Menurutnya, futsal Indonesia saat ini masih sangat sulit untuk berkembang. Faktor kurangnya memperhatikan pembinaan di level usia muda (Grassroot) disinyalir menjadi sebab utama cabang olahraga sepakbola dalam ruangan ini sulit untuk berprestasi.
Ditemui usai pemusatan latihan timnas futsal di POR Sawangan, Dadang Iskandar mengaku selain pembinaan usia muda ada satu lagi faktor penting yang tidak boleh dianggap remeh. Mantan pelatih Persitara Jakarta Utara ini menjelaskan tidak adanya kompetisi futsal secara teratur dan permanen di Indonesia juga menjadi faktor penting olahraga futsal di Indonesia menjadi susah berkembang.
“Perkembangan futsal di Indonesia sebenarnya cukup bagus. Dimana-mana sekarang sudah booming olahraga ini. Cuma kelemahan masih belum terkoordinasi dengan baik, artinya pola pembinaan hanya terpusat pada level pemain senior. Seharusnya futsal lebih memperhatikan level grassroot. Saya harap kedepannya ini bisa jadi perhatian pemerintah,” kata Dadang kepada wartawan.
“Selain pembinaan usia muda, masalah kompetisi yang teratur dan sistematis juga harus ada. Masalahnya sekarang di Indonesia cuma ada turnamen yang tidak permanen sifatnya. Itu membuat kita susah untuk melakukan pembinaan berjenjang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dadang juga kini berharap kepada Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) yang baru saja memilih ketua barunya, yakni Hari Tanoesoedibjo, supaya bisa memperhatikan lagi dua faktor di atas.
“Saya berharap kepada organisasi untuk bisa lebih memperhatikan pembinaan usia muda supaya Indonesia bisa jadi lebih maju lagi,” ujarnya. (intersport)
admin 07 Aug, 2014
-
Source: http://www.bolaindo.com/2014/08/07/ini-keluhan-dadang-iskandar-terhadap-futsal-di-indonesia/
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Description :

0 comments "Ini Keluhan Dadang Iskandar Terhadap Futsal di Indonesia"