Posted by:
Krist05
Updated at :
Minggu, Juli 06, 2014
Tags:
Piala Dunia
Mendebarkan dan penuh kejutan. Barangkali itulah kata yang pas untuk pertandingan babak 8 besar Piala Dunia antara Belanda vs Kosta Rik...
Mendebarkan dan penuh
kejutan. Barangkali itulah kata yang pas untuk pertandingan babak 8 besar Piala
Dunia antara Belanda vs Kosta Rika, tadi malam (6/7/2014).
Belanda memang membombardir
lini pertahanan Kosta Rika hampir di sepanjang laga. Namun siapa sangka, jika
laga harus diakhiri lewat adu penalti juga. Sampai-sampai coach Belanda, Louis
van Gaal, harus mengganti kipernya khusus dengan kiper yang sudah terlatih untuk
adu penalti.
Sesungguhnya laga selama 120 menit di Stadion Fonte Nova, tidak berjalan dengan membosankan. Kendatipun skor tetap kacamata hingga akhir pertandingan.
Tengoklah catatan FIFA di sepanjang laga. Belanda tercatat melakukan 69 kali dangerous attack, sementara Kosta Rika melakukan 33 kali. Belanda memiliki kesempatan 20 attempts sepanjang pertandingan dengan 15 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu Kosta Rika hanya 6 attempts, dengan 3 di antaranya tepat sasaran.
Ada beberapa faktor analisis yang membuat serangan Belanda berkali-kali gagal. Selain karena buruknya penyelesaian akhir, kesialan terjadi lantaran beberapa tendangan pemain mereka menerpa tiang gawang, hingga faktor cemerlangnya seorang Keylor Navas di bawah mistar gawang.
Selain itu, disiplin barisan pertahanan Kosta Rika menjadikan serangan Belanda tak berkutik. Barisan bek Kosta Rika selalu dalam kondisi berdiri segaris sejajar seperti penggaris, lalu mereka bergerak ke depan dan belakang solid. Hal inilah yang membuat pemain-pemain Belanda kerap offside.
Sesungguhnya laga selama 120 menit di Stadion Fonte Nova, tidak berjalan dengan membosankan. Kendatipun skor tetap kacamata hingga akhir pertandingan.
Tengoklah catatan FIFA di sepanjang laga. Belanda tercatat melakukan 69 kali dangerous attack, sementara Kosta Rika melakukan 33 kali. Belanda memiliki kesempatan 20 attempts sepanjang pertandingan dengan 15 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu Kosta Rika hanya 6 attempts, dengan 3 di antaranya tepat sasaran.
Ada beberapa faktor analisis yang membuat serangan Belanda berkali-kali gagal. Selain karena buruknya penyelesaian akhir, kesialan terjadi lantaran beberapa tendangan pemain mereka menerpa tiang gawang, hingga faktor cemerlangnya seorang Keylor Navas di bawah mistar gawang.
Selain itu, disiplin barisan pertahanan Kosta Rika menjadikan serangan Belanda tak berkutik. Barisan bek Kosta Rika selalu dalam kondisi berdiri segaris sejajar seperti penggaris, lalu mereka bergerak ke depan dan belakang solid. Hal inilah yang membuat pemain-pemain Belanda kerap offside.
Melihat pertandingan
bakal berlanjut ke adu penalti, Louis van Gaal dengan sigap segera
mempersiapkan kiper pengganti. Dialah Tim Krul. Krul sudah terlihat bersiap di
pinggir lapangan sejak menit ke-111 saat mendapat kode dari Van Gaal.
Krul, dalam pertandingan semalam, tampil sebagai pahlawan setelah mampu memblok tendangan Bryan Ruiz dan Michael Umana. Belanda pun akhirnya lolos, setelah menang 4-3. Selanjutnya, Belanda melaju ke semifinal untuk berhadapan dengan Argentina.
Krul, dalam pertandingan semalam, tampil sebagai pahlawan setelah mampu memblok tendangan Bryan Ruiz dan Michael Umana. Belanda pun akhirnya lolos, setelah menang 4-3. Selanjutnya, Belanda melaju ke semifinal untuk berhadapan dengan Argentina.
Title : Kejutan Pertemuan Belanda vs Kosta Rika
Description :
Description :

0 comments "Kejutan Pertemuan Belanda vs Kosta Rika"